Profesi Pustakawan Perpustakaan Perguruan Tinggi Di Era Artificial Intelligence (Ai)
DOI:
https://doi.org/10.61540/jilr.v2i2.75Kata Kunci:
Perpustakaan Pendidikan Tinggi, Profesi Pustakawan, Artificial Intelligence (AI).Abstrak
Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini menghadirkan peluang baru yang signifikan, khususnya dalam proses pengelolaan informasi dan layanan kepada pengguna perpustakaan. Sebagai sumber informasi dan pengetahuan di lingkungan akademik, perpustakaan perguruan tinggi dihadapkan pada tuntutan untuk beradaptasi dengan teknologi modern agar tetap relevan dan memberikan layanan yang optimal bagi civitas akademika. Artikel ini akan mengulas secara detail bagaimana profesi pustakawan dapat mengarungi era AI, dengan fokus pada peran baru, keterampilan yang dibutuhkan, tantangan, dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat peran pustakawan di perpustakaan perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan kajian literatur yang membahas tentang Profesi Pustakawan Perguruan Tinggi di Era Artificial Intelligence (AI). Hasil penelitian ini menegaskan bahwa AI membawa perubahan besar pada profesi pustakawan di perpustakaan universitas. Pustakawan harus beradaptasi terhadap perubahan ini melalui peningkatan keterampilan teknologi dan pemahaman data, kolaborasi dengan departemen TI, dan penerapan kebijakan privasi data yang ketat. Perkembangan AI di perpustakaan perguruan tinggi menghadirkan peluang besar bagi profesi pustakawan untuk meningkatkan relevansi dan kontribusinya dalam lingkungan akademik yang terus berubah. Dengan siap beradaptasi dan mengembangkan keterampilan teknologi, pustakawan dapat memanfaatkan AI untuk mendukung kebutuhan informasi civitas akademika secara lebih efektif dan efisien.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Unyil Unyil, Pauzi Pauzi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




